Sukses Memasarkan Bisnis Online
Karena Anda masih berstatus karyawan di sebuah perusahaan, Anda ingin mencoba membangun usaha sampingan melalui internet. Anda yakin sistem bisnis seperti ini akan cukup berhasil, toh Anda sendiri kerap bertransaksi secara online. Contohnya saat membeli tiket pesawat, membeli ponsel atau peralatan elektronik lain, bahkan memesan cake pun Anda lakukan melalui situs yang disediakan.
Ada alasan mengapa Anda harus mulai melirik bisnis online saat ini. "Saya melihat ada potensi besar di situ. Bayangkan, ada 50 juta internet user di Indoensia. Jumlah orang yang bergaji Rp 3 juta ke atas ada sekitar 50%, dan yang bergaji Rp 7 juta sekitar 20%. Sedangkan tiak semua orang yang nonton TV adalah potential user," demikian ungkap Iim Fahima, pendiri dan direktur Virus Communication, sebuah bisnis jasa konsultasi marketing dan komunikasi online, dalam seminar Sukses Wirausaha yang diselenggarakan majalah Femina di Balai Kartini, baru-baru ini.
Tips Untuk Blog Bisnis
Blog bukan monopoli anak muda yang ingin menuangkan idenya, atau para pebisnis online yang ingin menjaring konsumen sebanyak-banyaknya dengan berlomba agar bisa tampil di halaman pertama mesin pencari. Blog bisa digunakan untuk usaha-usaha rintisan untuk tujuan yang lebih bersifat membangun bisnis dalam jangka panjang. Sayang banyak pemilik usaha rintisan yang belum memahami arti penting blog dalam membantu perkembangan bisnis mereka. Selain itu, mereka belum menemukan bagaimana gaya penulisan dalam blog, topik apa yang harus diangkat agar banyak dikunjungi, dan sebagainya.
Jurus Agar Usaha Franchise Cepat Balik Modal
Siapa yang tidak senang jika usahanya menghasilkan keuntungan lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya? Untuk itu harus melewati titik BEP (Break Even Point) alias balik modal terlebih dulu. Rata-rata usaha umumnya diperkirakan akan bisa balik modal di akhir tahun kedua, walau begitu tergantung jenis atau bidang usahanya.
Jenis usaha di bidang makanan biasanya lebih cepat balik modal dibandingkan usaha di bidang lainnya. Makanya bidang makanan ini selalu menjadi favorit calon franchisee. Walau begitu persaingan usaha di bidang makanan pun sangat ketat. Tak jarang sesama franchisee bersaing sengit karena pengaturan teritori yang makin sempit. Akibatnya omzet usaha bukannya makin meningkat, malah makin turun.
